IBX5A815AAF0C4C4

Butiran Yang Menyampih

Butiran Yang Menyampih

Sedang menjadi kebiasaaan kita, tertutup bersama butiran yang hendak menyapih pagi. Kadang keberadaannya tidak terlihat dan tidak terasa. Sejelas-jelasnya bahwa kita pernah melewatinya, dan bahkan berjam-jam , hari, dan tahun sebelumnya kita pernah melewatinya.

Perasaan yang timbul, menggenap kemudian mengukir satu sama lain. Mencintaimu seperti aku yang pernah pisah, sebab telah menemukan kepingan yang terpisah. Biarkan kertas-kertas yang berserakan darinya tetap kamu simpan. Aku menghormati bagaimana perasaanmu. Keputusan untuk memilihku aku harap menjadi pilihan terbaikmu. Bukannya aku ingin mengambilmu darinya, dan juga bukan inginku untuk menyudahi hubunganmu dengannya. Aku hanya tidak ingin terlambat lebih jauh lagi. Tidak ingin. Dan oleh karena itu saat inilah yang paling penting aku percayakan menjadi hari bersejarah untuk bisa menjadi kamu yang aku mau.

Baca Juga : Dialog Antar Hati

Maafkan jika saat ini aku terlalu serakah, tidak banyak pula pesanmu yang masuk sebab sikapku yang terlalu berani mengambil tindakan. Karenanya sudahilah maklumat rindu tentang kita. Terimalah rinduku sekarang mungkin, jangan menunggu dan jangan pernah berani untuk menyerah atas menolak cintaku. Aku suka dengan caramu menanyakan kenapa aku mengejarmu terus. Ingatlah, aku mengejarmu hanya saat ini saja. Tidak berlaku untuk masa lalu saat kau dengannya. Aku memahami perasaanmu saat ini, dan sekarang kamu harus memahami perasaanku.

Baca Juga : Bukan Begitu, Sayang

Memang rumit, tapi ini cinta, mengedepankan ego dan kesempatan. Namun ketahuilah, aku mengejarmu bukan tanpa alasan. Aku ingin menjadi pelindungmu. Tidakkah kau ingat bagaimana masa lalu ia? Yang dengan sabar kamu memaafkan perkataan dan sikap ia yang selalu membuatmu kecewa. Kamu menjadi yang kesekian kali untuknya, dan tetap saja kamu menerimanya. Aku ingin menyudahi cinta bertepuk sebelah tanganmu itu. Lihatlah ke sini, yang berada di sampingmu. Dengan menyayangi dalam kebersamaan kita meski tanpamu sekali pun.

Panji Ramdana
Butiran Yang Menyampih Butiran Yang Menyampih Reviewed by sahabat tekno on 9:44 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.